Rabu, 18 Februari 2015

Sorak Rio Rio

Sampailah pada hari dimana olimpiade TKQ sekota Bandung dimulai..
Beginilah kalau jadi yang paling kecil.

H-3 saya mengantar Bu Ayi salah satu guru senior di TK tempat saya mengajar, kami mencari sepatu untuk dipakai ke acara olimpiade guru TKQ, ceritanya biar samaan gitu sepatunya.. pas sampe toko sepatu kami melihat-lihat beberapa sepatu yang sekiranya bisa dibeli, soalnya cari yang muat di kaki Bu Ayi. Pilihanpun jatuh pada sepatu hitam dengan corak berwarna ungu, dan udah paling malu pas ditanya "Bu Maya nomor berapa ukuran sepatunya?" sambil senyum dengan pipi memerah saya jawab "nomor 36 Bu" kamipun membeli 5 pasang sepatu dengan nomor yang berbeda untuk guru-guru yang lain.
Sepulang membeli sepatu, kami mampir dulu kerumah salah satu guru untuk memberikan sepatu miliknya sekalian suruh dicoba kalau-kalau gamuat masih ada waktu buat dituker lagi, pas buka-buka kardus sepatu ternyata punya saya dibuka juga, celetukannya itulohhh.. Bu Neni "naha aya sapatu budak leutikan nusaha?" Bu Ayi "itumah punya Bu Maya" seketika pada ngakak deh ibu-ibu. Urusan sepatupun sudah rebesss.
H-1 sepulang mengajar, saya meminjam baju olah raga punya salah satu guru senior juga, maklum masih guru baru jadi belum punya seragam, hihihi
Alhasil begitu sampe rumah saya coba tuh bajunya, keliatan di cermin udah macam orang-orangan sawah karna bajunya super longgar.
And finally hari H, pagi-pagi udah semangat banget siap-siap walau dengan baju yang longgar dan perlu pake peniti, baru selesai persiapan ada bbm masuk dari bu Hj katanya latihan dulu dirumah Bu Neni buat melancarkan dan biar ga grogi pas tampil. Sayapun bergegas kerumah Bu Neni, begitu Saya tiba kami langsung memulai latihan, alhamdulillah dilatihan terkahir semuanya kompak dan ga ada yang salah gerakannya.
Sekitar pukul 8 lewat 15 menit kami berangkat ke kemenag, karna acaranya memang dilangsungkan disana.
Beberapa rangkaian acarapun dimulai, mulai dari pembukaan hingga pembagian tempat untuk  beberapa kategori yang di olimpiadekan, kami kebagian senam sorak rio rio, begitu sampai dilantai dua aula kemenag tetiba gemeteran dan gakaruan rasanya, padahal awalnya biasa aja, mungkin terbawa suasana jadinya ya dag dig dug ser gitu.. ahaha
"Nomor 17 silahkan siap-siap", berasa cepet banget udah dipanggil lagi, bismillah dan alhamdulillah lancar, walau oprator dan panitianya bikin badmood pas mau tampil setidaknya kita sudah memberikan yang terbaik.
Sayangnya keberuntungan belum berpihak kepada kami, mungkin dalam olimpiade berikutnya kami bisa memberikan yang lebih baik lagi dari sekarang, dalam sebuah ajang apapun kalah atau menang sudah biasa, yang terpenting sudah ikut berpartisipasi, karna juara sesungguhnya adalah orang yang bisa menerima kekalahannya dengan lapangdada. Keep spirittt :D



#sorakriorio

Tidak ada komentar:

Posting Komentar