Minggu, 04 Januari 2015

Puncak Manglayang


Welcome 2015...

Mengawali minggu pertama di 2015, saya yang masih bersama adik dan kakak saya beserta tiga orang rekan kakak saya melakukan pendakian ke puncak manglayang. Memang sepulang dari puncak curug cilengkrang kakak saya sudah merencanakan untuk pergi ke puncak mt manglayang, awalnya saya sendiri tidak akan ikut pendakian kesana mengingat cuaca yang sedang tak menentu dan susah di prediksi, namun seperti biasa acara dadakanpun terlaksana, saya memutuskan untuk ikut kesana, yang lain sih sudah pada siap tinggal berangkat sedangkan saya mendadak ikut, mendadak ganti baju dulu, dan mendadak menyiapkan keperluan yang akan saya bawa.

Untungnya kakak saya dan rekan-rekannya sabar menunggu saya, bawa ransel yang isinya cuman air minum sama hp doanggg...hahaha (dasar pendaki amatiran eaaa!)

Ini merupakan pendakian pertama bagi saya dan adik saya, kalau kakak dan rekan-rekannya udah lebih dari tiga kali katanya pergi kepuncak. Kakak saya sempat underestimate gitu, takutnya saya dan adik saya gakuat sampe puncak, karna perjalanan menuju puncak mt manglayang tiga kali lipat dari perjalanan puncak curug cilengkrang.

Dalam perjalanan menuju puncak banyak sekali pemandangan yang luar biasa indah, sebelum sampai ketujuan utama, kami mampir dulu ke batu keraton dan batu tumpeng. Subhanallahhh...ciptaan Allah memang tiada tandingannya, memanjakan mata dan menikmati pemandangan yang indah secara gratis, Allah itu memang udah baik banget sama umatnya yaaa J

Setelah kami mengambil beberapa foto dan beristiarat,kamipun melanjutkan perjalanan, namun sungguh sangat disayangkan, ada saja manusia jahil yang membuang sampah sembarangan, ada banyak sekali botol air mineral yang berserakan, pembukus makanan ringan, kresek-kresek bekas dan juga sepatu rusak yang dibuang sembarangan.  Aturan sih ya kalau mau naik gunung atau berkemah kelestarian lingkungannya juga diperhatikan juga dong yaaa, apalagi di kaki mt manglayang banyak rumah penduduk, harusnya hal-hal seperti itu juga diperhatikan jangan Cuma ikut-ikutan trend jadi pendaki gunung tapi tidak memahami cara menjaga keindahan gunung tersebut. Maaf ya kalau yang baca tulisan saya ada yang pernah mendaki mt manglayang juga, jangan tersinggung kalau memang tidak melakukan kejahilan seperti yang saya ceritakan..saling mengingatkan dalam kebaikan kan tidak ada salahnya :D

Tiba-tiba sebelum kami sampai kepuncak langit mendung dan mulai berkabut, tapi tetap saja tidak menurutkan niat kami untuk sampai ketujuan utama. Kami terus berjalan melawati jalanan yang super licin, candaan selama perjalanan membuat perjalanan terasa begitu cepat hingga tak lama kemudian kamipun sampai ditujuan utama kami.

Yuhuuu...puncak manglayanggg, sayangnya tak lama kami sampai di puncak hujanpun turun diselimuti kabut tebal, karna kebetulan ada terpal yang sudah terpasang dibawah pohon yang ada dipuncak, kamipun memutuskan untuk berteduh disana, terpalnya tidak terlalu besar, tapi cukup untuk enam orang walau harus berhimpitan. Sambil menunggu hujan reda, kakak saya dan rekan-rekannya membuka bekal makanan mereka, walau saya gabawa bekal makanan tapi ya alhamdulillah kakak saya bawa bekal lebih, jadinya saya bisa ikut makan bersama mereka.

Setelah selesai makan, kami merapihkan kembali bekas makanan yang kami bawa. Hujan mulai reda dan saatnya beraksi dengan kamera masing-masing, bestmoment di 2015 ya ini, bisa mendaki sampe ke puncak mt manglayang dan yang pasti resolusi di usia 20 terlaksana sudah.



#hiking

Tidak ada komentar:

Posting Komentar